Bunda

Yang dapat terkenang tentangmu
Hanyalah serpihan
Drama hidup yang terpenggal
Sebab memori yang belum utuh

Saat benak beranjak rapih
Selat makassar menjadi pemisah
Indraku tuk mengenalmu lebih baik

Kesan kasih sayangmu
Teramat dalam
Meski kasat mata tak tampak

Yang bisa kubaktikan sejauh umurku hanyalah
Perih payudara akibat sapihan

Ego dan tak acuh akan keberadaanmu
Adalah gambaran diriku kini

Pun begitu,

Kumohonkan ampunmu
Atas ketakkuasaanku terhadap takdir

Terima kasihku
Untuk cinta sucimu

Yang tak tega memberi nama aku
Malin kundang

Tuhan
Berilah aku kesempatan
Meski hanya satu kali
SHARE

Macz

Hi. I’m Macz. I’m an ordinary citizen of Makassar city. Write here write there

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment